Harga Tiket Melambung, Ketua SAPA: Jangan Lupakan Peran Aceh dalam Sejarah Garuda Indonesia

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputan16.com, Aceh — Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami mengkritisi lonjakan harga tiket pesawat tujuan Aceh yang melambung tinggi menjelang Lebaran Idulfitri.

Kenaikan ini dinilai memberatkan masyarakat, terutama perantau yang ingin pulang kampung merayakan hari raya bersama keluarga.

“Kenaikan harga tiket ini sangat tidak masuk akal. Seharusnya ada kebijakan harga khusus untuk Aceh, mengingat sejarah panjang perjuangan Aceh lahirnya cikal bakal maskapai Garuda Indonesia. Jangan sampai pengorbanan masa lalu dilupakan begitu saja,” kata Fauzan. Selasa 25 Maret 2025.

Ia menegaskan, pemerintah pusat semestinya lebih peka terhadap kondisi ini. Aceh yang memiliki peran besar dalam sejarah penerbangan nasional dengan sumbangan emas rakyat Aceh yang membantu pembelian pesawat pertama Garuda layak mendapatkan penghargaan berupa kebijakan harga tiket yang lebih terjangkau, bukan justru sebaliknya.

“Jangan hanya ingat Aceh saat butuh, tapi lupakan Aceh ketika rakyatnya membutuhkan akses yang lebih mudah dan murah. Pemerintah pusat harus hadir dengan solusi nyata, entah itu lewat intervensi harga atau membuka jalur penerbangan tambahan agar persaingan sehat bisa menekan harga,” tambahnya.

Fauzan juga mengajak semua pemangku kepentingan, baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk bersama memperjuangkan keadilan harga tiket pesawat bagi masyarakat Aceh.

“Kalau harga terus melambung, bagaimana rakyat bisa pulang kampung? Jangan sampai tradisi mudik yang jadi momen silaturahmi terhambat hanya karena mahalnya tiket pesawat,” ujarnya.

SAPA berharap ada solusi yang adil dan berpihak pada masyarakat. Aceh bukan sekadar daerah di ujung barat Indonesia, tapi bagian penting dari sejarah bangsa ini. Jangan biarkan rakyat Aceh merasa dianaktirikan.

“Lebaran seharusnya menjadi momen bahagia untuk berkumpul dengan keluarga, bukan momen di mana perantau harus mengubur keinginan pulang karena mahalnya tiket. Kami berharap ada kebijakan yang mempermudah akses ke Aceh, bukan sebaliknya,” tutupnya.(Rahmat P Ritonga)

Berita Terkait

Badan Intelijen Masyarakat Kota Tanjung Balai : Rahmadi Diduga Masih Kendalikan Sabu di Lapas, Segera Pindahkan ke Nusa Kambangan
​Diduga Tersinggung Setelah Dikonfirmasi Soal Praktik Rentenir, Oknum ASN Paluta Diduga Aniaya Kontributor tvOne
Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026
Safari Ramadhan Polda Sumut di Pesantren Al Kautsar, Wakapolda dan Kapolrestabes Medan Pererat Silaturahmi dengan Ulama
Bom Molotov Sasar Rumah Warga, IWO: Polisi Jangan Main Mata, Kejar Aktor Intelektualnya
Brimob Polda Aceh Hadirkan Senyum Anak Yatim, Bagikan Baju Lebaran dan Sembako di Nagan Raya
Melalui Dana CSR PT. Scofindo Kebun Seunagan Turunkan Alat Berat Guna Perbaikan Jalan Gampong Jati Rejo dan Juga Kuala Trang
Satgas Pangan Poldasu Sidak Ke Pasar Petisah Medan, Harga Bapokting Cukup Terkendali

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 06:51 WIB

Badan Intelijen Masyarakat Kota Tanjung Balai : Rahmadi Diduga Masih Kendalikan Sabu di Lapas, Segera Pindahkan ke Nusa Kambangan

Minggu, 15 Maret 2026 - 06:35 WIB

​Diduga Tersinggung Setelah Dikonfirmasi Soal Praktik Rentenir, Oknum ASN Paluta Diduga Aniaya Kontributor tvOne

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:30 WIB

Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

Safari Ramadhan Polda Sumut di Pesantren Al Kautsar, Wakapolda dan Kapolrestabes Medan Pererat Silaturahmi dengan Ulama

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:23 WIB

Bom Molotov Sasar Rumah Warga, IWO: Polisi Jangan Main Mata, Kejar Aktor Intelektualnya

Berita Terbaru