Liputan16.com – Masyarakat Desa Padang Rubek Melaksanakan acara Kenduri jeurat (Kenduri Kuburan),acara ini merupakan salah satu tradisi yang di lakukan masyarakat aceh,tradisi ini tidak hanya dihadiri masyarakat Desa Padang Rubek, tetapi juga masyarakat yang dari luar maupun juga masyarakat yang mudik pulang kampung dari luar daerah untuk melaksanakan kenduri arwah yang sudah dari dulu ada. Beberapa daerah di Aceh masih melaksanakan tradisi ini, seperti Kabupaten Nagan Raya, sebagian wilayah pantai barat-selatan Aceh, dan beberapa kabupaten lain.Acara berlangsung di Lokasi TPU Desa Padang Rubek Senin (07/04/2025)
Dalam sambutannya Geuchik Abnur Yakin, “mengatakan kenduri jeurat ini biasanya dilaksanakan pada hari kedelapan Setelah Lebaran,yang sudah di sepakati bersama oleh masyarakat Desa Padang Rubek.” Alhamdulillah acara ini dapat berlangsung dengan hikmat.Acara Kenduri jeurat ini bertujuan untuk Mendekatkan tali silaturahmi,karena dimana di acara ini kita melaksanakan doa bersama bagi keluarga masyarakat Desa Padang Rubek yang ada pihak keluarga nya yang di makamkan di TPU ini. “Ungkapnya.

Acara Kenduri Jeurat ini juga sebelum Doa bersama semua warga /masyarakat Yang hadir mendengarkan tausiyah yang di bawakan oleh Tengku Amiruddin, yang dimana isi Tausiyah yang memberikan masukan terhadap masyarakat akan pentingnya acara Kenduri jeurat (Kenduri Kuburan) bukan hanya untuk makan makan bersama di kuburan,tetapi bertujuan untuk memberikan doa terhadap Buat orang Tua maupun Ayah dan Ibu kita dan juga sanak saudara yang telah mendahului kita.”Ucapnya.
Diakhir acara setelah mendengar kan Tausiyah dan doa bersama dilanjutkan dengan Kenduri Makan bersama sama yang telah dibawa oleh warga dan masyarakat tadinya yang akan di santap bersama sama.
(Rahmat P Ritonga)






