Cuaca Buruk 3 Hari, Polda Lampung Minta Warga Waspada

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputan16.com, Bandar Lampung – BMKG Lampung memprakirakan hujan ringan hingga lebat mengguyur hampir seluruh wilayah Lampung dalam tiga hari ke depan. Potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pada siang hingga malam hari.

 

Wilayah yang berpeluang terdampak pada 31 Januari hingga 2 Februari 2026 meliputi Lampung Selatan, Bandar Lampung, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu genangan, pohon tumbang, hingga gangguan jarak pandang di jalan.

 

Menyikapi potensi cuaca ekstrem tersebut, Polda Lampung mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dalam beraktivitas di luar rumah. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang cepat.

 

“Kami minta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang bisa datang tiba-tiba,” kata Yuyun, Sabtu (31/1/2026).

 

Kewaspadaan juga ditekankan bagi pengendara kendaraan bermotor yang beraktivitas di tengah hujan. Menurut Yuyun, kecelakaan terjadi karena pengemudi memaksakan laju saat cuaca memburuk.

 

“Saat hujan deras, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, pastikan lampu kendaraan menyala, dan berhenti di tempat aman bila jarak pandang turun drastis,” ujarnya.

 

Selain pengguna jalan darat, masyarakat pesisir dan pelaku perjalanan laut juga diminta lebih berhati-hati menyusul adanya peringatan gelombang sedang dengan ketinggian mencapai 2,1 meter. Yuyun mengingatkan risiko kecelakaan laut meningkat saat cuaca memburuk.

 

“Nelayan dan penyeberang diminta menunda pelayaran bila cuaca memburuk serta selalu mengikuti arahan petugas pelabuhan dan selalu memantau informasi dari BMKG,” tegasnya.

 

Untuk meminimalkan dampak risiko, kepolisian mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan kondisi berbahaya di lapangan. Yuyun menegaskan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mengantisipasi situasi darurat.

 

“Laporkan segera ke petugas terdekat bila melihat kondisi berbahaya di jalan atau perairan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bangunan Liar Tanpa PBG di Hotel Crystal Belum Ditindak Pemko Medan
Tim Terpadu Pemkab Deli Serdang Menyegel 17 Unit Ruko yang tidak memperpanjang masa HGB
Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H ,Kapolsek Tanjung Morawa Hadiri Punggahan Keluarga Besar Pendawa Deli Serdang
Tabir Gelap Dana BOS SMKN 1 Sei Rampah: Pantas Tarigan Desak Jaksa dan Polisi Turun Gunung!
Koperasi Jasa Syariah Pengangkutan TBS Gampong Gunung Pungki Menyalurkan Bantuan Sembako Kepada Warga
Anggota DPR RI JAMAL IDHAM Asal Nagan Raya Serahkan Bantuan Sapi untuk Keluarga Syuhada GAM
Kepengurusan Baru Terbentuk, Siap Bawa Perubahan untuk Daerah
Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan 2026 Monitoring Bapokting di Pasar Bakaran Batu

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 14:56 WIB

Bangunan Liar Tanpa PBG di Hotel Crystal Belum Ditindak Pemko Medan

Senin, 16 Februari 2026 - 08:36 WIB

Tim Terpadu Pemkab Deli Serdang Menyegel 17 Unit Ruko yang tidak memperpanjang masa HGB

Senin, 16 Februari 2026 - 05:57 WIB

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H ,Kapolsek Tanjung Morawa Hadiri Punggahan Keluarga Besar Pendawa Deli Serdang

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:21 WIB

Tabir Gelap Dana BOS SMKN 1 Sei Rampah: Pantas Tarigan Desak Jaksa dan Polisi Turun Gunung!

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:04 WIB

Koperasi Jasa Syariah Pengangkutan TBS Gampong Gunung Pungki Menyalurkan Bantuan Sembako Kepada Warga

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Bangunan Liar Tanpa PBG di Hotel Crystal Belum Ditindak Pemko Medan

Senin, 16 Feb 2026 - 14:56 WIB