Liputan16.com, Medan – Diduga belum dirobohkan dan diratakan, terkait bangunan liar atau tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Jalan M Yakub, Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan. Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta segera menertibkan atau menghentikan bangunan liar tersebut, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal itu diungkapkan salah seorang warga sekitar lokasi bangunan bernama Rudi kepada wartawan, Rabu (4/2/2026) sore.
“Sepertinya ada pembiaran itu pak dari instansi berwenang terkait bangunan tersebut. Kuat dugaan kita sudah ada permainan antara pemilik bangunan dengan instansi terkait, mana lah mungkin mereka tidak mengetahui keberadaan bangunan tanpa PBG tersebut,” ungkap Rudi.
Rudi meminta Pemerintah Kota Medan agar serius menindak tegas bangunan-bangunan liar yang sudah marak di Kota Medan.
“Saya berharap Pemko Medan serius untuk menertibkan bangunan-bangunan tanpa PBG, supaya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan semakin meningkat,” harapnya mengakhiri seraya menunjuk bangunan liar tersebut.
Pekerja bangunan di Jalan M Yakub, Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan saat ditanya awak media terkait PBG nya mengaku belum ada dan menyarankan untuk menghubungi humasnya dengan nomor yang tertempel di bangunan tersebut atas nama SAMSU***.
“Memang belum ada tertera PBG nya pak. Hubungi aja humasnya, itu nomornya ada tertempel. Karena itu pesan bapak itu,” sebut pekerja.
Terpisah, Kasi Trantib Kecamatan Medan Perjuangan Saud Samosir saat dikonfirmasi terkait bangunan tanpa PBG tersebut mengaku belum ada konfirmasi sama pemilik bangunan dan menyarankan awak media agar menanyakan humasnya.
“Tanya saja sama humasnya pak. Kalau masalah PBG itu urusan izin satu pintu (PTSP). Saya belum ada konfirmasi sama pemilik karena masih tahap pemagaran dan pembersihan,” tegas Saud via seluler.
Hingga berita ini diturunkan, Humas bangunan tersebut belum memberikan jawaban.
Karena itu, kalau itu humasnya yang disebutkan tersebut, akan terjadi pembocoran PAD Pemko Medan. Humasnya itu banyak akalnya untuk mendapatkan keuntungan. (Tim)






