Bulan Suci Ternoda! Judi Dadu Putar ‘Papang’ Melenggang Bebas di Dekat PKS Bandar Meriah, Aparat Tutup Mata?

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputan16.com, Bangun Purba — Kesucian bulan suci Ramadhan tampaknya tak berlaku bagi para cukong judi di wilayah Bangun Purba. Di saat umat Islam tengah khusyuk menjalankan ibadah puasa dan berlomba mencari pahala, praktik penyakit masyarakat berupa perjudian jenis dadu putar justru dibiarkan bebas beroperasi tanpa hambatan.

Ironisnya, aktivitas perputaran uang haram ini berlangsung secara terang-terangan. Lokasi lapak judi tersebut diketahui berada di Jalan Bangun Purba, posisinya tak jauh dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Desa Bandar Meriah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, arena perjudian yang ramai dikunjungi para pemain dari berbagai daerah ini santer disebut-sebut dikelola oleh seorang bandar bernama Papang. Lapak ini seolah menjadi “zona kebal hukum” yang tak tersentuh oleh aparat.

Kebebasan operasi lapak judi dadu putar milik Papang ini jelas memunculkan tanda tanya besar sekaligus keresahan di tengah masyarakat sekitar. Suara riuh taruhan dan kocokan dadu seolah menantang norma agama serta hukum yang berlaku, tepat di tengah bulan yang seharusnya dipenuhi dengan kegiatan spiritual.

“Ini sungguh miris. Kita sedang puasa, tapi di dekat PKS sana orang bebas berjudi terang-terangan. Seolah tidak ada rasa saling menghormati, dan yang paling aneh, kenapa tidak ada tindakan dari pihak berwajib?” keluh salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini memicu spekulasi liar di tengah publik. Bebasnya judi dadu putar di lokasi yang cukup terbuka ini memicu dugaan kuat adanya pembiaran dari pihak penegak hukum setempat.

Publik wajar bertanya-tanya: Kemana aparat penegak hukum kita? Apakah hukum telah tumpul dan aparat tak bernyali menyentuh wilayah kekuasaan Papang?

Warga Desa Bandar Meriah dan sekitarnya kini mendesak ketegasan jajaran kepolisian setempat untuk segera turun tangan menyapu bersih lapak haram tersebut. Masyarakat menuntut bukti nyata bahwa aparat keamanan benar-benar hadir untuk menjaga ketertiban masyarakat (Kamtibmas), bukan justru terkesan menutup mata terhadap pelanggaran hukum yang menodai kesucian bulan Ramadhan.

Kapolsek dan jajaran kepolisian terkait ditantang untuk membuktikan komitmennya dalam memberantas penyakit masyarakat, tanpa pandang bulu siapa dalang di baliknya.

Hingga berita ini terbit, Kapolresta Deli Serdang belum membalas konfirmasi wartawan.

Berita Terkait

Bungkam Isu Miring, Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Sigap Pimpin Penggerebekan dan Bakar Barak Narkoba di Pelosok Sibolangit
Headline: Tegas! Kasat Reskrim Polrestabes Medan Bantah Isu Pembebasan 4 Tersangka Judi Tembak Ikan Sibolangit
Jadi Gudang Penyimpanan Vape Narkoba, Dua Kamar di Satu Apartement Digerebek
Ketua LPA Deli Serdang Desak APH Usut Tuntas Tragedi Kematian Bayi 3 Minggu di Batang Kuis 
Gerebek Sarang Narkoba Mangkubumi, Belasan Pria Lompat ke Sungai, Uang Dollar Singapore, Sabu, & Sajam Berserakan
Dari Penjara Kembali ke Narkoba Residivis Edarkan Sabu Diciduk Polisi Saat Transaksi di Jalan Brigjen Katamso Medan
Menelisik Dalang di Balik “Las Vegas” di Deli Serdang: Jejak Terstruktur Martin, Ai, dan Aseng alias Kayu
Desakan PTDH Menguat, Pantas Tarigan Soroti Oknum Kompol DK yang Viral Dugem

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:20 WIB

Bungkam Isu Miring, Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Sigap Pimpin Penggerebekan dan Bakar Barak Narkoba di Pelosok Sibolangit

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:00 WIB

Headline: Tegas! Kasat Reskrim Polrestabes Medan Bantah Isu Pembebasan 4 Tersangka Judi Tembak Ikan Sibolangit

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:41 WIB

Jadi Gudang Penyimpanan Vape Narkoba, Dua Kamar di Satu Apartement Digerebek

Kamis, 30 April 2026 - 16:04 WIB

Ketua LPA Deli Serdang Desak APH Usut Tuntas Tragedi Kematian Bayi 3 Minggu di Batang Kuis 

Kamis, 30 April 2026 - 13:30 WIB

Gerebek Sarang Narkoba Mangkubumi, Belasan Pria Lompat ke Sungai, Uang Dollar Singapore, Sabu, & Sajam Berserakan

Berita Terbaru