Warga Tantang Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H. Tindak Tegas Sabung Ayam Tanah Seribu yang Terpantau Tetap Buka Hari Ini

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputan16.com, Binjai – Pelecehan terhadap supremasi hukum di wilayah Polres Binjai seakan dibiarkan terjadi. Tepat pada hari ini, Sabtu (4/4/2026), gelanggang judi sabung ayam di kawasan Pasar 5 Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, terpantau masih beroperasi secara terang-terangan dan dipadati oleh para pemain.

 

Sikap diam dari aparat penegak hukum menyikapi relokasi arena judi yang sempat viral ini dinilai sangat mengecewakan. Kini, bola panas berada di tangan Kapolres Binjai yang baru, AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H. Warga secara terbuka melayangkan tantangan dan mendesak pimpinan tertinggi kepolisian di Binjai tersebut untuk segera membuktikan tajinya hari ini juga.

Ujian Kredibilitas Kapolres: Hari Ini Tetap Beroperasi Bebas

 

Fakta bahwa arena adu jago yang diduga dikelola oleh kelompok “Mbah Naro” masih dengan leluasa menggelar pertandingan hari ini, menjadi tamparan keras sekaligus ujian kredibilitas bagi kepemimpinan AKBP Mirzal Maulana.

 

“Ini bukan lagi soal judi biasa, ini soal wibawa institusi kepolisian. Para mafia judi ini seolah mengejek aparat. Bayangkan, hari ini saja (Sabtu, 4/4/2026) mereka tetap buka dan ramai pemain seakan tidak ada rasa takut sedikit pun. Kami menantang Bapak Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana, untuk berani turun tangan menyapu bersih lokasi tersebut sekarang juga,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat Binjai Selatan yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

 

Menurut warga, absennya tindakan tegas dari pihak kepolisian di tengah aktivitas yang terus berlangsung pada akhir pekan ini, memunculkan spekulasi liar di tengah publik mengenai adanya dugaan “setoran” atau pembiaran yang terstruktur.

Tuntutan Tegas Warga

 

Melihat aktivitas ilegal yang berlangsung hari ini, masyarakat merumuskan tiga desakan utama yang ditujukan kepada jajaran Polres Binjai:

 

Penggerebekan Terbuka Hari Ini: Warga meminta aparat tidak hanya melakukan patroli basa-basi yang ujung-ujungnya bocor. Harus ada penggerebekan langsung hari ini saat lokasi sedang beroperasi, menangkap pengelola, bandar, hingga pemain, beserta penyitaan barang bukti uang taruhan dan kendaraan.

 

Pengusutan Aktor Intelektual (Beking): Menindaklanjuti dugaan adanya keterlibatan oknum berseragam, warga menantang Polres Binjai untuk berkoordinasi dengan Propam Polri maupun Polisi Militer (POM) TNI jika memang ditemukan indikasi bekingan aparat di lokasi.

 

Penutupan Permanen dan Segel Garis Polisi: Lokasi baru di Pasar 5 Tanah Seribu harus segera disegel dengan Police Line secara permanen untuk menghentikan perputaran uang haram di sana.

 

Presisi Polri Dipertaruhkan

 

Hingga berita lanjutan ini diturunkan, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana belum memberikan tanggapan resmi terkait tantangan terbuka dari warga, maupun konfirmasi dari awak media mengenai aktivitas judi sabung ayam yang masih berlangsung hari ini.

 

Masyarakat mengingatkan bahwa slogan PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang diusung Polri akan kehilangan maknanya di Kota Binjai jika hukum hanya tajam ke bawah, namun lumpuh saat berhadapan dengan mafia judi beromzet ratusan juta rupiah yang terang-terangan beroperasi di siang bolong.

 

Kini, publik Kota Rambutan menunggu: Apakah AKBP Mirzal Maulana akan menjawab tantangan warga dengan tindakan nyata hari ini, atau justru membiarkan gelanggang sabung ayam Tanah Seribu terus “berkokok” mengangkangi aparat?

 

Bungkamnya Pihak Kepolisian

 

Demi asas keberimbangan berita, tim redaksi telah berupaya menghubungi pihak kepolisian untuk meminta hak jawab dan klarifikasi mengenai tantangan terbuka dari masyarakat ini. Namun, saat dikonfirmasi langsung oleh wartawan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., belum memberikan respons.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi yang dilayangkan oleh awak media terkait operasi sabung ayam di Tanah Seribu dan tuntutan tegas warga tersebut belum mendapat balasan sama sekali. Sikap bungkam ini tentu semakin mempertebal tanda tanya di tengah masyarakat: Apakah aparat benar-benar akan membuktikan presisinya hari ini, atau hukum memang sedang tak berdaya di hadapan para mafia judi? (Tim)

Berita Terkait

Viral! Galian C Ilegal di Medan Sinembah Rusak Jalan dan Picu Kemarahan Publik
Pengukuhan DPP BARA HATI Indonesia Digelar di Aula Siantar Hotel, Tekankan Solidaritas dan Transparansi
Brimob Hadir untuk Negeri, Personel Batalyon C Pelopor Gelar Aksi ASRI di Masjid Jami’ Hijriah
Eksistensi Barak Sabu ‘Palobar’ di Bandar Baru: Dikelola Vid Kbn, Bebas Beroperasi dan Seolah Kebal Hukum di Wilkum Pancur Batu
Dugaan Penipuan Rp320 Juta Seret Oknum Kepala Sekolah di Jombang
Tak tersentuh APH Platinum KTV Medan Kebal Hukum, Dugaan Penjualan Pil Ekstasi Rp. 350 ribu Perbutir
Disdik Sumut Cuma ‘Diduga Sidak’, Penegak Hukum Diminta Bongkar Aliran Dana Rp1,2 Miliar di SMAN 1 Pancur Batu
Coffee Moning Dan Temu Ramah Bersama Insan Pers. Kajari Deliserdang: Laporkan Jika Ada Anggota “Menakut-nakuti dan Bertindak Aneh”

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 14:49 WIB

Viral! Galian C Ilegal di Medan Sinembah Rusak Jalan dan Picu Kemarahan Publik

Jumat, 10 April 2026 - 10:08 WIB

Pengukuhan DPP BARA HATI Indonesia Digelar di Aula Siantar Hotel, Tekankan Solidaritas dan Transparansi

Jumat, 10 April 2026 - 07:51 WIB

Brimob Hadir untuk Negeri, Personel Batalyon C Pelopor Gelar Aksi ASRI di Masjid Jami’ Hijriah

Kamis, 9 April 2026 - 08:21 WIB

Eksistensi Barak Sabu ‘Palobar’ di Bandar Baru: Dikelola Vid Kbn, Bebas Beroperasi dan Seolah Kebal Hukum di Wilkum Pancur Batu

Kamis, 9 April 2026 - 08:07 WIB

Dugaan Penipuan Rp320 Juta Seret Oknum Kepala Sekolah di Jombang

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Dugaan Penipuan Rp320 Juta Seret Oknum Kepala Sekolah di Jombang

Kamis, 9 Apr 2026 - 08:07 WIB