Sorotan Publik atas Pengangkatan EVP Bantuan Hukum PLN sebagai Komisaris Utama ADC Usai Penyelesaian Kasus di Depok

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputan16.com, ​Jakarta — Penunjukan Executive Vice President (EVP) Bantuan Hukum PT PLN (Persero), Chorinus Eric Nerokou (CEN), sebagai Komisaris Utama di PT Artha Daya Coalindo (ADC) tengah mendapat sorotan dari sejumlah pihak. Pengangkatan jabatan di lingkungan anak usaha PT PLN Indonesia Power ini terjadi setelah selesainya penanganan kasus hukum yang sempat menyeret namanya di kawasan Depok, Jawa Barat.

 

​Sebelumnya, CEN diduga terlibat dalam insiden perselisihan yang terjadi pada 26 Oktober 2025 di Jalan Raya Cinere, Depok. Dalam peristiwa tersebut, dua orang juru parkir, yakni Komarudin dan Maskur, dilaporkan menjadi korban. Berdasarkan laporan awal, Komarudin mengalami cedera retak tulang, sementara Maskur mengalami luka memar. Insiden ini juga sempat diwarnai dengan laporan dugaan pengacungan senjata tajam di lokasi kejadian.

 

​Namun, kasus dugaan penganiayaan ini telah diselesaikan tanpa berlanjut ke meja hijau. Pihak kepolisian memfasilitasi penyelesaian perkara melalui mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice (RJ). Dalam proses tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dengan kompensasi yang dilaporkan senilai Rp5 juta.

 

​Meski secara hukum perkara telah ditutup, rangkap jabatan struktural yang kini diemban CEN di tengah status penyelesaian kasus tersebut memunculkan diskursus di tengah masyarakat. Beberapa catatan yang menjadi perbincangan publik meliputi:

 

​Penerapan Restorative Justice: Sejumlah elemen masyarakat mempertanyakan kelayakan penerapan mekanisme keadilan restoratif pada kasus yang diduga melibatkan penggunaan senjata tajam di ruang publik.

 

​Transparansi Hukum: Terdapat dorongan dari sebagian pihak agar aparat penegak hukum, dalam hal ini jajaran Polda Metro Jaya, memberikan penjelasan yang lebih transparan terkait pertimbangan penghentian perkara tersebut agar tidak menjadi preseden di kemudian hari.

 

​Etika Pejabat Publik: Kebijakan perusahaan dalam menunjuk pejabat yang baru saja menyelesaikan kasus hukum juga menjadi sorotan terkait standar evaluasi etika dan integritas di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

 

​Hingga berita ini diturunkan, publik dan sejumlah pengamat hukum masih menyuarakan harapan agar ada evaluasi transparan, baik dari sisi penegakan hukum maupun dari proses pengangkatan jabatan publik, guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi terkait.(Tim)

Berita Terkait

Viral! Galian C Ilegal di Medan Sinembah Rusak Jalan dan Picu Kemarahan Publik
Pengukuhan DPP BARA HATI Indonesia Digelar di Aula Siantar Hotel, Tekankan Solidaritas dan Transparansi
Brimob Hadir untuk Negeri, Personel Batalyon C Pelopor Gelar Aksi ASRI di Masjid Jami’ Hijriah
Eksistensi Barak Sabu ‘Palobar’ di Bandar Baru: Dikelola Vid Kbn, Bebas Beroperasi dan Seolah Kebal Hukum di Wilkum Pancur Batu
Dugaan Penipuan Rp320 Juta Seret Oknum Kepala Sekolah di Jombang
Tak tersentuh APH Platinum KTV Medan Kebal Hukum, Dugaan Penjualan Pil Ekstasi Rp. 350 ribu Perbutir
Disdik Sumut Cuma ‘Diduga Sidak’, Penegak Hukum Diminta Bongkar Aliran Dana Rp1,2 Miliar di SMAN 1 Pancur Batu
Coffee Moning Dan Temu Ramah Bersama Insan Pers. Kajari Deliserdang: Laporkan Jika Ada Anggota “Menakut-nakuti dan Bertindak Aneh”

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 14:49 WIB

Viral! Galian C Ilegal di Medan Sinembah Rusak Jalan dan Picu Kemarahan Publik

Jumat, 10 April 2026 - 10:08 WIB

Pengukuhan DPP BARA HATI Indonesia Digelar di Aula Siantar Hotel, Tekankan Solidaritas dan Transparansi

Jumat, 10 April 2026 - 07:51 WIB

Brimob Hadir untuk Negeri, Personel Batalyon C Pelopor Gelar Aksi ASRI di Masjid Jami’ Hijriah

Kamis, 9 April 2026 - 08:21 WIB

Eksistensi Barak Sabu ‘Palobar’ di Bandar Baru: Dikelola Vid Kbn, Bebas Beroperasi dan Seolah Kebal Hukum di Wilkum Pancur Batu

Kamis, 9 April 2026 - 08:07 WIB

Dugaan Penipuan Rp320 Juta Seret Oknum Kepala Sekolah di Jombang

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Dugaan Penipuan Rp320 Juta Seret Oknum Kepala Sekolah di Jombang

Kamis, 9 Apr 2026 - 08:07 WIB