Liputan16.com, Pancur Batu – Sejak peristiwa Pembacokan yang terjadi terhadap Korban yang bernama Salman Toni Karni Gurusinga pada tanggal 12/12/2024, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/528/XII/2024/SPKT/POLSEK PANCUR BATU/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA, Pelaku Pembacokan tidak kunjung ditangkap oleh Pihak Kepolisian Polsek Pancur Batu, disini Polsek Pancur Batu terkesan tidak mampu menangkap Pelakunya.
Aksi brutal Kelompok orang tak dikenal (OTK) yang mengendarai mobil merek SUZUKI CARRY Pick Up warna Hitam tersebut menyebabkan Luka Bacok di Pinggang sebelah kiri dengan jumlah sekitar 100 jahitan terhadap seorang warga yang bersama Salman Toni Karni Gurusinga (33) Tahun warga desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu.
Polsek Pancur Batu di bawah Kepemimpinan Kompol Djanuarsa SH terkesan TIDAK MAMPU menangkap pelaku Pembacokan/ Penganiayaan terhadap Salman Toni Karni Gurusinga.
Salman Toni Karni Gurusinga merasa sangat kecewa dengan Polsek Pancur Batu, Salman berharap kepala Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Wisnu Hermawan Februanto, S.IK., M. H untuk Mencopot Kapolsek Pancur Batu Kompol Djanuarsa SH dan Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Elia Karo Karo karna TIDAK MAMPU menangkap Pelaku pembacokan atas dirinya.
Harus menunggu menunggu berapa banyak korban lagi di Pancur Batu ini baru Polsek Pancur Batu mampu menangkap Pelakunya, sangat miris sekali, ungkap Salman.
Terpisah saat dikonfirmasi awak media ini melalui pesan WhatsApp ke no nomor +62 812-6007-xxx Senin (24/3/2025), Kapolsek Pancur Batu Kompol Djanuarsa SH terkesan BUNGKAM.(Rob)






