Bupati Asri Ludin Tambunan Gelar Tatap Muka dengan Pejuang Kuliner di Lubuk Pakam

Jumat, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputan16.com, Lubuk Pakam – Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, turun langsung bertemu para pejuang kuliner baik pengusaha maupun Pedagang Kaki Lima (PKL) dalam acara tatap muka dan dialog yang digelar di Baba Kuphie, Kecamatan Lubuk Pakam, Jumat (5/9).

 

Asri Ludin Tambunan menyampaikan, dua bulan terakhir pemerintah bersama Forkopimcam dan Satlantas fokus menata ruas Jalan Sutomo dan Diponegoro agar lebih tertib. Penataan ini, kata Asri Ludin Tambunan, bukan hanya soal lalu lintas, tapi juga untuk mengangkat kelas Jalan Diponegoro sebagai pusat kuliner.

 

“Sebenarnya jalan Diponegoro ini sudah baik, hanya saja bagaimana kita bisa menaikkan kelasnya agar menjadi lebih baik lagi. Di banyak kota besar, tempat kuliner selalu jadi magnet. Saya ingin Jalan Diponegoro menjadi barometer kuliner di Deli Serdang,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan secara simbolis Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada para pedagang yang telah terdata. Pemerintah berkomitmen menata para pedagang kaki lima (PKL) secara lebih terarah, sekaligus menghapus pungutan liar yang kerap membebani mereka.

 

“Dari 70 tenda yang sudah didata, semuanya akan ditata dengan konsep yang sama. Tidak boleh lagi ada pungutan liar, semua pengelolaan akan jelas,” tegasnya.

 

Ia menyampaikan, pemerintah akan terus berdialog dengan para pelaku usaha agar penataan berjalan dengan baik. “Kuncinya adalah kebersamaan. Kalau semua kompak, saya yakin Jalan Diponegoro bisa menjadi pusat kuliner yang membanggakan Deli Serdang,” tandasnya.

 

Pertemuan ini merupakan yang kedua kalinya bagi pejuang kuliner setelah sebelumnya dilakukan di kantor camat, dan dihadiri oleh Forkopimcam, Satlantas Polresta Deli Serdang, Dinas Perhubungan, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.

 

Dalam kesempatan bertemu dengan Bupati Deli Serdang, para pejuang kuliner pun menyampaikan aspirasi mereka. Bimo Tri, pemilik usaha piscok, menekankan pentingnya kepastian hukum bagi pedagang agar tidak lagi menjadi sasaran pungutan liar.

 

“Kami mendukung program penataan ini, tapi kami ingin legal standing yang jelas. Jangan sampai ada lagi pihak-pihak yang mengatasnamakan pejabat atau instansi untuk menarik pungutan dari pedagang,” tegasnya.

Sam, selaku pemilik usaha Uncle Sam menambahkan bahwa ide menjadikan Jalan Diponegoro sebagai barometer kuliner sangat bagus, tetapi harus ada penataan pendukung. “Kita semua setuju kalau jalan ini dijadikan ikon kuliner. Tapi harus ada kantong parkir, harus rapi. Kalau sudah bagus, kami pun siap menjaganya,” ujarnya.

Sementara itu, Ian, pemilik usaha ricebowl mengeluhkan penerapan jalur satu arah yang dinilai kurang efektif dan berdampak pada penjualan, terutama bagi mahasiswa dan pekerja yang beraktivitas malam hari. “Kami minta pemerintah mengevaluasi kebijakan ini dan melihat kembali waktu yang tepat untuk diberlakukannya jalur satu arah ini,” keluhnya.

Sementara itu, Ardi, pengusaha Bebek Goreng Mak Minah, menyoroti rencana car free day di Jalan Diponegoro. Ia berharap pemerintah juga memperhatikan akses bagi ojek online (ojol) agar distribusi makanan tetap lancar. (Tim)

Berita Terkait

Terang-terangan di Siang Bolong, Jaringan Bos Sabu ‘Hu alias Sen’ dan ‘Ijol Jengkol’ Diduga Kuasai Lorong III Tanjung Morawa
Kangkangi Surat Edaran Disdikbud, SDN 064979 Medan Tetap Pungut Ratusan Ribu untuk Perpisahan ke Luar Kota: Siswa Tak Ikut Wajib Bayar Rp 200 Ribu
Ketua LSM LIPAN Sumut Somasi Kades Serdang, Dugaan Korupsi Dana Desa dan Polemik MBG Disorot
TO Polis, Berinisial MAMAT Eksis Kelola Sabu di Jermal 7 Ujung Tanah Garapan, Raup Untung Mencapai Ratusan Juta Rupiah Perhari 
Dinas Pendidikan Deli Serdang Gelar Forum Konsultasi Publik, Ketua LIPAN Tanda Tangani Fakta Integritas
Skandal Listrik Ilegal di Ciluar: 21 THM Diduga Nikmati Arus Tanpa Meter, Negara Merugi Besar
Janggal! Awalnya Divonis Setahun Penjara dari Tuntutan Jaksa 2 Tahun 6 Bulan, Vonis Melonjak Jadi 6 Tahun: Ada apa ?
Polrestabes Medan Kembali Bongkar Sindikat Narkoba Internasional Vape, Sabu, Hingga Ekstasi Berjumlah Besar Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:37 WIB

Terang-terangan di Siang Bolong, Jaringan Bos Sabu ‘Hu alias Sen’ dan ‘Ijol Jengkol’ Diduga Kuasai Lorong III Tanjung Morawa

Rabu, 22 April 2026 - 11:48 WIB

Kangkangi Surat Edaran Disdikbud, SDN 064979 Medan Tetap Pungut Ratusan Ribu untuk Perpisahan ke Luar Kota: Siswa Tak Ikut Wajib Bayar Rp 200 Ribu

Rabu, 22 April 2026 - 10:04 WIB

Ketua LSM LIPAN Sumut Somasi Kades Serdang, Dugaan Korupsi Dana Desa dan Polemik MBG Disorot

Rabu, 22 April 2026 - 10:01 WIB

TO Polis, Berinisial MAMAT Eksis Kelola Sabu di Jermal 7 Ujung Tanah Garapan, Raup Untung Mencapai Ratusan Juta Rupiah Perhari 

Rabu, 22 April 2026 - 06:32 WIB

Dinas Pendidikan Deli Serdang Gelar Forum Konsultasi Publik, Ketua LIPAN Tanda Tangani Fakta Integritas

Berita Terbaru