Liputan16//Deli Serdang-Pembangunan irigasi yang berjalan beberapa waktu lalu di dusun IV desa Sukamandi Hilir menjadi sorotan publik,Pasalnya pembangunan irigasi yang sempat mangkrak karena kehabisan dana sesuai keterangan dari warga yang menuturkan.
Pekerja yang terdiri dari tiga kelompok keseluruhannya adalah pekerja dari keluarga dan kerabat kadus IV yang sebahai penyuplai bahan matrial pembangunan irigasi tersebut.Dan pembangunan proyek ADD yang juga di bangun di seputan hamparan pembangunan irigasi.15/10
Warga meminta agar kadus IV desa Sukamandi Hilir dapat di periksa dan di lakukan lidik untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.Diduga kadus IV bermain dan menggunakan uang negara sebagai kepentingan pribadi dan memenuhi ambisinya.
Sesuai hal ini warga telah melaporkan secara terulis melqlui dumas unguk melaporkan temuan tersebut ke BBWS Sumatera II dan membuat tembusan kepihak terkait termasuk polda sumut.
Salah seorang warga yang tidak menyebut identisanya mengatakan “Terlalu banyak kadus IV makan uang negara,apa lagi uang pembangunan irigasi.kami tau kemana uang yang di gunakan.kalau di kaji ulang bangunan irigasi sudah gidak sesuai SOP banhan matrial yang di gunakan.Karena uang sudah di gunakan dan telah bagi-bagi sesuai kriteria.Miris sekali kami sebagai petani sangat berharap pembangunan irigasi dapat membantu peningkatan swasembada pangan harus rusak di tangan orang-orang yang todak bertanggung jawab.Kami meminta periksa dan adili kadus IV pasti akan terbongkar karena kasus ini sudah menjadi korupsi berjamaah”.Ucap warga.red






